Program Studi Sosiologi Agama jenjang Sarjana mempelajari perjumpaan antara agama dan masyarakat, mulai dari kehidupan kampung, adat, jemaat, hingga persoalan pembangunan di Papua Pegunungan. Program studi ini memperoleh status Terakreditasi Sementara dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi melalui Keputusan Dewan Eksekutif Nomor 001/AK.03.02/2026 tertanggal 9 Januari 2026, dengan masa berlaku sejak 22 Januari 2022 sampai dengan 22 Januari 2027.
Menjadi program studi sosiologi agama yang unggul dalam menghasilkan sarjana yang mampu membaca, meneliti, dan menjawab persoalan keagamaan serta kemasyarakatan di Papua Pegunungan pada tahun 2030.
1. Menyelenggarakan pendidikan sosiologi agama yang ilmiah, alkitabiah, dan kontekstual.
2. Melaksanakan penelitian sosial yang menjawab persoalan keagamaan dan kemasyarakatan di Papua Pegunungan.
3. Melaksanakan pengabdian yang memberdayakan kampung, jemaat, dan komunitas adat.
4. Membina karakter sivitas akademika yang jujur, peka, dan berpihak pada masyarakat.
Pengkaji kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan di Papua.
Pendamping desa, fasilitator, dan pemberdaya komunitas.
Pengelola pelayanan jemaat yang memahami konteks sosialnya.
Staf lembaga sosial, keagamaan, dan pemerintahan daerah.
| Keterangan | Data |
|---|---|
| Nama Program Studi | Sosiologi Agama |
| Jenjang | Sarjana (S1) |
| Status | Aktif |
| Status Akreditasi | Terakreditasi Sementara (LAMSPAK) |
| Nomor Keputusan | 001/AK.03.02/2026 |
| Masa Berlaku | 22 Januari 2022 s.d. 22 Januari 2027 |
| Perguruan Tinggi | STT Arastamar Wamena (berdiri 17 Agustus 2010) |
| Gelar Lulusan | Sarjana Sosial (S.Sos.) |